Metro Intelijen: Waspadai Aksi Separatis Saat Natal

"Kelompok ini masih berusaha menunjukkan eksistensi dan membangun jaringan."

VIVAnews - Aksi kelompok separatis menjadi perhatian khusus untuk diantisipasi dalam perayaan Natal dan Tahun Baru 2011. Berdasarkan laporan intelijen, ancaman kelompok separatis sangat mungkin terjadi dalam perayaan dua hari besar dalam waktu dekat.

Demikian disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo saat membacakan pidato Kapolri dalam apel siaga pengamanan Natal dan Tahun Baru di Silang Monas, Jakarta, Kamis 23 Desember 2010.

"Hasil analisa inteligen, kerawanan yang terjadi, terdapat kelompok separatis yang masih berusaha menunjukan eksistensi dan membangun jaringan," kata Foke --sapaan Fauzi Bowo.

Laporan intelijen juga melaporkan adanya ancaman dari terorisme. "Buron teroris yang belum tertangkap, mantan narapidana teroris yang masih ideologis," kata Foke.

Selain itu, Foke mengatakan kepadatan lalu lintas yang sangat kompleks juga merupakan kerawanan yang harus diwaspadai. Potensi kemacetan bisa terjadi di mana-mana karena mobilitas manusia menjadi sangat tinggi saat perayaan Natal dan tahun baru. "Selain itu kejahatan konvensional juga masih menjadi ancaman," kata dia.

Dia menambahkan, selain kerawanan tersebut, faktor alam juga menjadi sebuah kerawanan yang harus diwaspadai saat perayaan Natal dan tahun baru. "Pemanasan global yang bisa jadi bencana alam," kata dia.

Untuk mengatasi kerawanan itu, diperlukan keterpaduan antara aparat keamanan dengan masyarakat.
Foke pun berpesan supaya aparat yang bertugas mengamankan perayaan Natal dan tahun baru mempersiapkan diri untuk pengamanan. "Siapkan mental dan fisik untuk berikan pelayanan terbaik, selalu waspada dari pihak tertentu yang bisa mengganganggu keamanan," kata dia.

Apel siaga pengamanan Natal dan tahun baru ini diikuti oleh 4.392 personel polisi yang masing-masing 3.538 personel dari Polda Metro Jaya, 208 dari Mabes Polri, dan 458 dari unsur Pemerintah Daerah DKI Jakarta. Selain itu, juga diikuti oleh 190 personel POM TNI dari Kodam Jaya.

Selain Foke, hadir pula dalam apel itu antara lain Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Sutarman, Asisten Operasi Kapolri Irjen Pol Sunarko, dan Kasdam Jaya Brigjen TNI Ibrahim Saleh. (umi)